find your passion of your music here

get rekommended song here

Find your asia movies here

Rekommended for asia movies lovers.

get your traditional and modern food and drink

rekommended for your favorite food and drink

All about tourism

Find your interesting place.

Klik dan anda akan mendapatkan Sepatu Gratis Disini

Selasa, November 07, 2017

Tentang Sistem Pakar

Expert system (sistem pakar) yaitu sistem berbasis komputer yang mengadopsi pengetahuan seorang pakar ahli ke dalam sistem berbasis komputer yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan seperti yang dilakukan oleh seorang pakar/ ahli. 

Sistem pakar
 bukan bertujuan untuk meniadakan seorang pakar/ ahli, akan tetapi bertujuan untuk mendokumentasi/ menyimpan pengetahuan pakar dalam komputer, alasannya kemampuan seorang pakar bisa berubah-ubah seiring perkembangan usianya yang semakin tua. Sehingga dengan adanya sistem pakar ini maka akan membantu pekerjaan seorang pakar maka tidak heran jika sistem pakar  disebut asisten seorang pakar yang berpengalaman.

Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. 


Bentuk umum 
sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.

Ada beberapa definisi tentang system pakar, antara lain:
§  Menurut Durkin: system pakar adalah suatu program computer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan oleh seorang pakar 
§  Menurut Ignizio: system pakar adalah suatu model dan prosedur yang berkaitan dalam suatu domain tertentu, yang mana tingkat keahliannya dapat dibandingkan dengan keahlian seorang pakar 
§  Menurut Giarratano dan Riley: system pakar adalah suatu system computer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar.
Menurut (ArhamiMuhammad. 2005) definisi system pakar, yaitu:
§  System pakar merupakan salah satu bagian kecerdasan buatan yang akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. System ini dirancang untuk dapat menirukan keahlian seorang pakar dalam menjawab pertanyaan dan menyelesaikan suatu permasalahan baik di bidang kesehatan, bisnis, ekonomi, keuangan dan sebagainya. 
§  System pakar merupakan program computer yang mampu menyimpan pengetahuan dan kaidah dari domain pakar yang khusus. Dengan bantuan system pakar seorang yang awam atau tidak ahli dalam suatu bidang tertentu akan dapat menjawab pertanyaan, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang biasanya dilakukan oleh seorang pakar.
Jadi dari beberapa pengertian diatas maka pengertian system pakar sendiri adalah suatu system yang mempunyai kemampuan seperti seorang ahli pakar atau mempunyai seperti seseoarang yang ahli dalam bidang tertentu, dimana dapat menjawab masalah dan memberikan keputusan seperti seorang pakar.


Kelebihan Sistem Pakar
Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain:
1.       Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
2.       Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
3.       Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
4.       Meningkatkan output dan produktivitas.
5.       Meningkatkan kualitas.
6.       Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).
7.       Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8.       Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9.       Memiliki reliabilitas.
10.   Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
11.   Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.
12.   Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
13.   Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14.   Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan
Kelemahan Sistem Pakar
Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:
1.       Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya relatif mahal karena diperlukan banyak data.
2.       Perlu admin khusus yang selalu update informasi dalam bidang yang sesuai dengan sistem pakar.
3.       Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan perangkat lunak konvensional.
4.       Susah di kembangkan.
5.       Membutuhkan waktu yang lama.
Contoh Sistem Pakar
§  MYCIN: diagnosa penyakit
§  Dendral: mengidintifikasikan struktur molekul campuran kimia yang tidak dikenal
§  XCON & XSEL: konfigurasi sistem komputer besar,
§  Prospector: bidang biologi


Referensi :

https://harisidsecurity.blogspot.co.id/2017/04/pengertian-expert-system-system-pakar.html

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

A.    Pengertian Teknologi Sistem Cerdas 

Teknologi sistem cerdas adalah keseluruhan sistem yang menerapkan kecerdasan buatan sebagai sarana untuk menyediakan kebutuhan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Jadi, “kecerdasan” inilah yang diciptakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam suatu mesin atau komputer. Sistem ini dibuat agar dapat berpikir layaknya manusia. Sistem ini juga dibuat agar dapat “berperilaku” seperti manusia, juga mampu menyerap pengalaman dan mampu bertindak berdasarkan pengalaman tersebut, sehingga sistem ini seolah-olah mempunyai kehendak sendiri dan mampu berpikir seperti halnya manusia.

B.     Pengertian Kecerdasan Buatan

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasanentitas ilmiah. Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia. Kecerdasan ini diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer). Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Ada 2 bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan :
a. basis pengetahuan (knowledge base) : berisi fakta-fakta, teori, pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya.
b. motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengetahuan.

C.    Perbedaan Kecerdasan Buatan dan Kecerdasan Alami

·        Kecerdasan Buatan

1.      Bersifat permanen 
Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya.

2.      Lebih mudah diduplikasi & disebarkan 
Mentransfer pengetahuan antar manusia membutuhkan proses yang lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap. Jika ilmu pengetahuan terdapat pada sebuah sistem komputer, maka ilmu pengetahuan itu mendapat keamanan dari komputer itu dan dapat dipindahkan dengan mudah ke satu komputer ke komputer yang lainnya.

3.      Lebih murah
Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.

4.      Konsisten dan teliti 
Kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.

5.      Dapat didokumentasi 
Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan melacak aktivitas sistem. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.

6.      Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia 

·        Kecerdasan Alami

1.      Kreatif  
Manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.
2.      Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman atau pembelajaran secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus mendapat masukan berupa input-input simbolik. 
3.      Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

  D.  Sejarah Kecerdasan Buatan

           Sekitar tahun 1950–an Alan Turing, seorang pionir Artificial Intelligence(AI) dan ahli matematika Inggris melakukan percobaan Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui terminalnya ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan software AI dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang operator. Operator itu tidak mengetahui kalau di ujung terminal lain dipasang software AI. Mereka berkomunikasi dimana terminal di ujung memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Dan sang operator itu mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada terminal lain. Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia).

           E.     Contoh Teknologi Sistem Cerdas

1.      Sistem pakar (expert system)
Komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki pakar. 

·        Diagnosa Penyakit
Diagnosa Penyakit THT
Apakah Anda demam (Y/T) ? y
Apakah Anda sakit kepala (Y/T) ? y
Apakah Anda merasa nyeri pada saat berbicara atau menelan (Y/T) ? y
Apakah Anda batuk (Y/T) ? y
Apakah Anda mengalami nyeri tenggorokan (Y/T) ? y
Apakah selaput lendir Anda berwarna merah dan bengkak (Y/T) ? y
Penyakit Anda adalah TONSILITIS
Ingin mengulang lagi (Y/T) ? 

2.      Sistem sensor
Sistem sensor pada mesin cuci yaitu menggunakan sensor optik, mengeluarkan cahaya ke air dan mengukur bagaimana cahaya tersebut sampai ke ujung lainnya. Makin kotor, maka sinar yang sampai makin redup. Sistem juga mampu menentukan jenis kotoran tersebut daki/minyak. Sistem juga bisa menentukan putaran yang tepat secara otomatis berdasarkan jenis dan banyaknya kotoran serta jumlah yang akan dicuci.
3.      Pengolahan bahasa alami (natural language processing)
User dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari, misal bahasa inggris, bahasa indonesia, dll, contoh : 

  •    Pengguna sistem dapat memberikan perintah dengan bahasa sehari-hari, misalnya, untuk menghapus semua file, pengguna cukup memberikan perintah ”komputer, tolong hapus semua file !” maka sistem akan mentranslasikan perintah bahasa alami tersebut menjadi perintah bahasa formal yang dipahami oleh komputer, yaitu ”delete *.* <ENTER>”.
  •    Translator bahasa inggris ke bahasa indonesia begitu juga sebaliknya,dll, tetapi sistem ini tidak hanya sekedar kamus yang menerjemahkan kata per kata, tetapi juga mentranslasikan sintaks dari bahasa asal ke bahasa tujuan.
  •   Text summarization : suatu sistem yang dapat membuat ringkasan hal-hal penting dari suatu wacana yang diberikan.

4.      Pengenalan ucapan (speech recognition)
Manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.
Contoh :
  •     Memberikan instruksi ke komputer dengan suara
  •    Alat bantu membaca untuk tunanetra, mempunyai masukan berupa teks tercetak (misalnya buku) dan mempunyai keluaran berupa ucapan dari teks tercetak yang diberikan.

5.      Soft computing
Merupakan inovasi baru dalam membangun sistem cerdas yaitu sistem yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, mampu beradaptasi dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan. Soft computing mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan, ketidakpastian, dan kebenaran parsial untuk dapat diselesaikan dan dikendalikan dengan mudah agar sesuai dengan realita (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992). 

          F.    Saran


   Teknologi sistem cerdas merupakan alat yang dibuat sebagai sarana untuk menyediakan kebutuhan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Sistem ini dibuat agar dapat berpikir dan berperilaku layaknya seperti manusia bahkan bisa lebih baik dari yang dilakukan manusia. Kecerdasan buatan dan alami memiliki beberapa perbedaan, keduanya memiliki kelebihan yang memberikan dampak baik, yaitu untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan tugas- tugasnya. Kecedasan buatan jika tidak digunakan secara bijak dapat memberikan dampak buruk terhadap penggunanya, jadi kita harus menggunakan teknologi dengan sewajarnya dan sesuai porsinya. Sebagai manusia, sebaiknya kita tidak boleh terlalu bergantung pada teknologi, agar kita tidak diperbudak oleh teknologi dan dapat memaksimalkan kemampuan alamiah yang kita miliki.  

Referensi :

http://www.pendidikanmu.com/2015/04/pengertian-kecerdasan-buatan-menurut-para-ahli.html/24/09/2017
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kendali_cerdas23/09/2017
https://simponi.mdp.ac.id/materi201020112/SI413/052123/SI413-052123-709-1.ppt/23/09/2017


Rabu, Maret 01, 2017

The City Within Your Reach : Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group.

Signature Park Grande oleh Pikko Group
Apartemen Signature Park Grande

Kota dalam jangkauan anda seperti tagline-nya bagi yang ingin investasi apartemen di signature park grande oleh pikko group bisa menjadi pilihan investasi cerdas di jakarta. Karena banyak sekali keuntungan, Kemudahan serta kenyamanan yang akan didapatkan di signature park grande. Dibangun diatas tanah seluas 4.4 Hektar menjadikan signature park grande menjadi apartemen terluas di sekitar kawasan Jalan utama MT. Haryono jakarta.

Apartemen signature park grande memiliki 2 tower utama yaitu the Light dan Green Signature. Kedua tower tersebut juga tentu sudah difasilitasi dengan lengkap.Tinggal kalian pilih sesuai kebutuhan dan gaya hidup yang diinginkan.  Berikut perbedaan the light dan Green Signature di apartemen yang dibuat oleh pikko group.

The Light Tower - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
The Light Tower

Signature Park Grande : The Light


The Light merupakan tower yang sudah terintegrasi dengan ruang bisnis dan komersial yang memudahkan anda untuk kegiatan berbinis dan meningkatkan nilai investasi.
Fasilitas yang terdapat di The Light Signature Park Grande.

The Light - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
The Light diambil dari www. signaturepark-grande.com

Kolam Renang - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
Kolam Renang 

Lobby and Lobby Entrance

Sebagai Fungsi Ruang Tunggu dan Penghubung ruangan dengan ruang yang lainnya yang tentu saja sudah difasilitasi dengan lengkap, nyaman dan aman.

Green Boulevard

Nikmati Pemandangan atau lansekep tumbuhan yang hijau di sekitar the light tower.  

Leisure Swimming Pool

Nikmati kualitas waktu luang anda dan lepaskan segala penat di kolam renang ekslusif pemilik apartemen di The Light Tower signature park grande.

Kiddy Pool

Bahagiakan si kecil dengan bermain air bersama di kolam renang khusus anak anak.

Children Playground

Mendidik  dan membahagiakan anak dengan bermain di taman anak anak.

Berbeque Area

Nikmati makan barbeque bersama di barbeque area

Sunset Lounge

Untuk Menikmati Pemandangan Sunset Setiap hari

Business and Commercial Center

Memudahkan Kegiatan komersil dan berbisnis anda.

Green Signature diambil dari www.signaturegrande-park.com

Signature Park Grande : Green Signature

Green Signature memberikan memberikan kesan ekslusif di tengah keramaian kota jakarta.
Fasilitas di Green Signature Park Grande.


Taman dan Kolam Renang diambil dari www.signaturegrande-park.com
Romantic Altar - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
Romantic Altar diambil dari www.signaturegrande-park.com

Lobby and Lobby Entrance

Sebagai Fungsi Ruang Tunggu dan Penghubung ruangan dengan ruang yang lainnya yang tentu saja sudah difasilitasi dengan lengkap, nyaman dan aman.

Romantic Altar

Untuk merayakan momen momen berharga di romatic altar yang dikeliling dengan taman yang hijau, Kolam renang serta mini lombart street.

Swimming Pool

Kolam Renang yang luas dan ekslusif hanya untuk pemilik apartemen green signature

Multifunction Room

Ruang serba guna yang bisa digunakan untuk meeting dengan lensekap yang hijau

Barbeque Area

Nikmati makan barbeque bersama di barbeque area

Jacuzzi

Berendam dan bersantai sejenak

Blossom Garden

Menikmati berbagai macam bunga yang mekar di taman blossom garden.

Sunset Deck

Mini Lombart Street

Mini Urban Waterpark


Pembangunan LRT 


Selain Fasilitas diatas tentu tempat yang strategis menjadi pilihan utama sebagai pertimbangan ber-inventasi di jakarta karena faktor macet dan sebagainya. Di apartemen signature park grande bisa diakses melalui 2 jalur utama yaitu jalan MT Haryono dan jalan Dewi Sartika sehingga memudahkan untuk mobilitas kegiatan anda. dan dekat juga dengan tempat tempat penting dijakarta seperti CBD Kuningan dan CBD Sudirman yang bisa diakses hanya dengan 10 menit serta Senayan dapat dicapai hanya dengan 15 menit perjalanan dari apartemen signature park grande.


Tempat penting lainnya dari tempat perbelanjaan, rumah sakit hingga bandara seperti Plaza semanggi, Rumah sakit medistra, Rumah sakit tebet, Polda metro jaya, Carrefour MT Haryono. Universitas Kristen Indonesia dan Bandara Halim Perdana Kusuma  bisa kalian akses dengan cepat.

Dengan banyaknya tempat tempat pendukung seperti itu tidak heran Kota dalam jangkauan anda menjadi hal yang sangat diimpikan di situasi jakarta yang sangat padat dan macet.  Maka investasi apartemen di signature park grande oleh pikko group menjadikan investasi cerdas dan menguntungkan anda saat ini.

Adapun infrastruktur yang sedang dibangun oleh pemerintah yang dekat dengan apartemen signature park yaitu transportasi massal seperti LRT yang akan rampung di tahun 2018 nanti yang akan menghubungkan hampir ke semua titik titik penting dijakarta.

Tipe – Tipe Kamar di Apartemen signature park grande

Tipe 2 Bedroom

Memiliki luas sekitar 49.29 m2. Kamar ini terdiri dari 2 kamar tidur 1 kamar mandi, Ruang keluarga, Ruang makan serta balkon. Tipe 2 bedroom ini sangat cocok bagi anda yang sudah berkeluarga.

Ruang Tamu - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
Ruang Tamu


Kamar Tidur - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group-1

Tipe 1 Bedroom

Kamar yang lebih kecil dari tipe 2 bedroom ini Memiliki Luas sekitar 37.63 m2. Kamar ini terdiri dari 1 kamar tidur 1 kamar mandi, Ruang keluarga, Ruang makan serta balkon.



Tipe 1 Bedroom - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
Tipe 1 Bedroom

Tipe Studio

Kamar  ini menjadi kamar yang paling kecil yang memiliki luas 25.96 M2. Terdiri dari 1 Kamar tidur, 1 Kamar mandi, dapur serta balkon. Biasanya tipe studio menjadi tipe favorit bagi anak anak muda saat ini.

Tipe Studio - Investasi Apartemen Di Signature Park Grande Oleh Pikko Group
Tipe Studio



Saat ini harga investasi apartemen di signature park grande ini dimulai dari harga 860 juta dan jika kalian membayar DP sebesar 86 juta kalian sudah bisa pindah dengan FREE FULLY FURNITURE ditambah ELECTRONIC APPLIANCES.

Dan Beberapa Keuntungan lainnya jika membeli apartemen di signature park grande sebelum launching


  • FREE UPGRADE CERAMIC menjadi HOMOGENOUS TILE


Homogenous yang biasa disebut granit tile material penutup lantai terbuat dari tanah, silika dan kaolin yang bercampur sehingga menjadi homogen  dan dibakar dengan suhu 1200’C sehingga menciptakan kualitas Premium dibandingkan keramik dan lebih tahan akan benda benda yang lebih berat seperti lemari.


  • UPGRADE Ceramic Top Kitchen table menjadi Solid Surface


Mengupgrade keramik dapur menjadi lebih bagus dan elegan.


  • FREE UPGRADE DESIGN
Anda dapat memilih gaya interior bergaya jepang, amerika maupun itali.

Pikko Group



Pikko Group selaku developer dari Apartemen park grande selalu memberikan banyak sekali nilai tambah dalam setiap inovasi dan karyanya. Service excellent dan gaya hidup yang ekslusif serta memudahkan mobilitas dalam hal bisnis. Karena Pikko Group ingin membuat setiap keluarga yang bahagia karena pikko group percaya happy family happy nations.

Pilih selalu yang terbaik - Dandy Siswandy

Selasa, April 26, 2016

Wisata Curug Naga, Megamendung



curug naga megamendung
Menuju Curug Naga
Siapa sih yang tidak tahu dengan sebutan Kota Hujan ? Kota Santri ? Kota 1000 Angkot ? jawabannya cuma satu yaitu BOGOR. tidak ada kota yang melebihi curah hujan selain kota yang satu ini. Kota bogor memang merupakan kota yang mempunyai daya tarik selain wisata kuliner, Wisata alam dan lain-lainnya juga tersedia disini. tidak heran karena bogor mempunyai beberapa gunung yang membuat kota ini subur dan mungkin saja itu yang membuat curah hujan di kota ini sangat tinggi. karena kota bogor mempunyai beberapa gunung tidak melulu merugikan karena selalu hujan tetapi justru banyak kenikmatan untuk dinikmati yaitu wisata alamnya.

Tentu Wisata alam yang sangat banyak di bogor adalah Wisata air Terjun atau yang biasa disebut dalam bahasa sunda yaitu curug. curug di bogor sangat mudah ditemui seperti curug sawah,curug bidadari, curug 7 dan sebagainya. tidak heran di bogor memilki segudang curug dikarenakan bogor merupakan dataran tinggi dan ada beberapa gunung yang membuat mata air membuat sebuah sungai hingga menjadi air terjun. Biasanya kita hanya dapat menikmati curug untuk mandi di sekitaran curugnya saja akan tetapi ada di daerah megamendung bogor yaitu curug naga yang baru baru ini terkenal mempunyai daya tarik tersendiri. kenapa ? karena untuk mencapai curug ini kita harus terlebih dahulu bermain air atau biasa disebut Rafting. untuk menempuh bermain rafting ini sekitar 2 jam makannya disini menurut saya adalah salah satu curug yang paling saya rekomendasikan untuk bermain air bersama teman, pacar bahkan keluarga.

menjelajah Sungai


Tapi saya sarankan agar Sebelum bermain air di curug Naga ini untuk mengisi perut terlebih dahulu yaa karena waktu yang agak panjang bermain agar untuk menghindari penyakit seperti keram, masuk angin dan sebagainya.






Kamis, Juli 03, 2014

sistem perbankan elektronik

Perkembangan Teknologi Perbankan Elektronik :
Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan jenis-jenis dan peluang-peluang bisnis yang baru di mana transaksi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan perbuatan hukum seperti misalnya melakukan jual-beli. Perkembangan internet memang cepat dan memberi pengaruh signifikan dalam segala aspek kehidupan kita.
Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perbankan. Bank di Indonesia mulai memasuki dunia maya yaitu internet banking atau yang lebih dikenal dengan E-Banking, yang merupakan bentuk layanan perbankan secara elektronik melalui media internet. E-Banking pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perbankan antara pihak bank dan nasabah dengan menggunakan media internet.

Jenis-Jenis E-Banking :
  1. Automated Teller Machine (ATM). Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
  2. Computer Banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
  3. Debit (or check) Card. Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
  4. Direct Deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
  5. Direct Payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
  6.  Direct Payment (also electronic bill payment). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
  7. Electronic Check Conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.
  8. Electronic Fund Transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
  9. Payroll Card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
  10. Preauthorized Debit (or automatic bill payment). Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
  11. Prepaid Card. Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tadi ke penerbit kartu.
  12. Smart Card. Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
  13. Stored-Value Card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain.
Prinsip Penerapan E-Banking dan M-Banking :
Electronic Banking (e-banking) merupakan suatu aktifitas layanan perbankan yang menggabungkan antara sistem informasi dan teknologi, e-banking meliputi phone banking, mobile banking, dan internet banking. E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif.
E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronis seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.
Contoh-contoh E-Banking yang diterapkan di dalam sebuah bank adalah :
  • ATM, Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri
Ini adalah saluran e-Banking paling populer yang kita kenal. Setiap kita pasti mempunyai kartu ATM dan menggunakan fasilitas ATM. Fitur tradisional ATM adalah untuk mengetahui informasi saldo dan melakukan penarikan tunai. Dalam perkembangannya, fitur semakin bertambah yang memungkinkan untuk melakukan pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (voucher dan tiket), dan yang terkini transfer ke bank lain (dalam satu switching jaringan ATM). Selain bertransaksi melalui mesin ATM, kartu ATM dapat pula digunakan untuk berbelanja di tempat perbelanjaan, berfungsi sebagai kartu debit. Bila kita mengenal ATM sebagai mesin untuk mengambil uang, belakangan muncul pula ATM yang dapat menerima setoran uang, yang dikenal pula sebagai Cash Deposit Machine/CDM. Layaklah bila ATM disebut sebagai mesin sejuta umat dan segala bisa, karena ragam fitur dan kemudahan penggunaannya.
  • Phone Banking
Ini adalah saluran yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank via telepon. Pada awalnya lazim diakses melalui telepon rumah, namun seiring dengan makin populernya telepon genggam/HP, maka tersedia pula nomor akses khusus via HP bertarif panggilan flat dari manapun nasabah berada. Pada awalnya, layanan Phone Banking hanya bersifat informasi yaitu untuk informasi jasa/produk bank dan informasi saldo rekening serta dilayani oleh Customer Service Operator/CSO. Namun profilnya kemudian berkembang untuk transaksi pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (a.l. voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain; serta dilayani oleh Interactive Voice Response (IVR). Fasilitas ini boleh dibilang lebih praktis ketimbang ATM untuk transaksi non tunai, karena cukup menggunakan telepon/HP di manapun kita berada, kita bisa melakukan berbagai transaksi, termasuk transfer ke bank lain.
  • Internet Banking
Ini termasuk saluran teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA. Fitur transaksi yang dapat dilakukan sama dengan Phone Banking yaitu informasi jasa/produk bank, informasi saldo rekening, transaksi pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain. Kelebihan dari saluran ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA.
  • SMS/m-Banking
Saluran ini pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan perintah SMS. Fitur transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo rekening, pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), dan pembelian voucher. Untuk transaksi lainnya pada dasarnya dapat pula dilakukan, namun tergantung pada akses yang dapat diberikan bank. Saluran ini sebenarnya termasuk praktis namun dalam prakteknya agak merepotkan karena nasabah harus menghapal kode-kode transaksi dalam pengetikan sms.
Di balik kemudahan e-Banking tersimpan pula risiko, untuk itu diperlukan pengaman yang baik. Lazimnya untuk ATM, nasabah diberikan kartu ATM dan kode rahasia pribadi (PIN); sedangkan untuk Phone Banking, Internet Banking, dan SMS/m-Banking, nasabah diberikan kode pengenal (userid) dan PIN. Sebagai pengaman tambahan untuk internet banking, pada bank tertentu diberikan piranti tambahan untuk mengeluarkan PIN acak/random. Sedangkan untuk SMS Banking, nasabah diminta untuk meregistrasikan nomor HP yang digunakan.
Dengan beragamnya kemudahan transaksi via e-Banking, kini pilihan ada di tangan kita untuk memanfaatkannya atau tidak. Namun mengingat tidak semua bank menyediakan layanan-layanan tersebut, maka seberapa pintarkah bank kita? Untuk dapat bertransaksi pintar, kini saatnya memilih bank pintar kita, tentunya sesuai kebutuhan transaksi.

Internasional Elektronik Fund Transfer :

Electronic Funds Transfer Systems (EFTS) sudah menjadi metode utama yang melibatkan pembayaran dana dalam jumlah besar yang dilakukan lembaga keuangan dan nasabah bisnisnya. EFT didefinisikan sebagai pemindahan dana yang diawali dari terminal elektronik, instrument telpon, computer, atau magnetic tape untuk memesan, memerintahkan, atau memberikan kewenangan kepada lembaga keuangan untuk mendebet atau mengkredit rekening.  Kemampuan lembaga keuangan untuk menyediakan jasa-jasa tersebut seiring dengan perkembangan teknologi computer dan teknologi komunikasi data.

sumber : 
http://delvmi.wordpress.com/2012/06/15/sistem-perbankan-elektronik/

SISTEM KLIRING DAN PEMINDAHAN DANA ELEKTRONIK DI INDONESIA

SISTEM KLIRING DAN PEMINDAHAN DANA ELEKTRONIK DI INDONESIA

Prinsip Kliring :
Kliring (dari bahasa Inggris clearing) sebagai suatu istilah dalam duniaperbankan dan keuangan menunjukkan suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut. Kliring sangat dibutuhkan sebab kecepatan dalam dunia perdagangan jauh lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan guna melengkapi pelaksanaan aset transaksi. Kliring melibatkan manajemen dari paska perdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit, guna memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan penyelesaian kesepakatannya. Proses kliring adalah termasuk pelaporan / pemantauan, marjin risikonettingtransaksi dagang menjadi posisi tunggal, penanganan perpajakan dan penanganan kegagalan.

Di Amerika, kliring antar bank dilaksanakan melalui Automated Clearing House (ACH), dimana aturan dan regulasinya diatur oleh NACHA-The Electronic Payments Association,yang dahulu dikenal dengan nama National Automated Clearing House Association, serta Federal Reserve. Jaringan ACH ini akan bertindak selaku pusat fasilitas kliring untuk semua transaksi transfer dana secara elektronik. Kliring antar bank atas cek dilaksanakan oleh bank koresponden danFederal Reserve.
 Mekanisme proses Kliring Elektronik adalah sebagai berikut :
1.  Mempersiapkan warkat dan dokumen kliring meliputi pemisahan warkat menurut jenis transaksinya (warkat debet atau warkat kredit), pembubuhan stempel kliring dan pencantuman informasi MICR code line baik pada warkat maupun pada dokumen kliring.
2. Selanjutnya Bank pengirim merekam data warkat kliring ke dalam sistem TPK dengan menggunakan mesin reader encoder atau meng-input data warkat untuk menghasilkan DKE.
3. Mengelompokkan warkat dalam batch kemudian menyusunnya dalam bundel warkat yang terdiri dari: BPWD/BPWK; Lembar Substitusi; KartuBatch Warkat Debet/Kredit ; Warkat Debet/Kredit.
4. Mengirimkan batch DKE secara elektronik melalui JKD ke SPKE di penyelenggara. Fisik warkat dari DKE selanjutnya dikirim ke penyelenggara untuk dipilah berdasarkan bank tertuju secara otomasi dengan menggunakan mesin baca pilah berteknologi image.
5. Peserta dapat melihat status DKE di TPK masingmasing, apakah pengiriman tersebut sukses atau gagal.
6. SPKE akan memproses DKE yang diterima secara otomatis setelah batas waktu transmit DKE berakhir
7. Selanjutnya SPKE akan mem-broadcast informasi hasil kliring kepada seluruh TPK sehingga peserta dapat secara on-line melihat posisi hasil kliring melalui TPK
Hasil perhitungan DKE tersebut (Bilyet Saldo Kliring) selanjutnya dibukukan ke rekening giro masing-masing bank di sistem Bank Indonesia

Informasi Pada Check Dan Struktur Kode MIRC :
Di dalam chek code ini terdapat berbagai informasi yyang berkaitan dengan transaksi nasabah. Mulai dari Paye, Draw e, Draw bank, Drawer Account, Chek number, Amoun, Currency , Payee Bank Number, Payee account, Dat, Autorized signature of maker’s.

Sistem Kliring Elektronik Di Indonesia:
Di Indonesia, untuk kliring antar bank atas transfer dana secara elektronik dan atas cek dilaksanakan oleh Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral. Sedangkan proses kliring atas transaksi efek dilaksanakan oleh P.T Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan proses kliring atas transaksi kontrak berjangka dilaksanakan olek P.T Kliring Berjangka Indonesia (KBI).
Secara umum kliring melibatkan lembaga keuangan yang memiliki permodalan yang kuat yang dikenal dengan sebutan mitra pengimbang sentral (MPS) atau disebut juga central counterparty . MPS ini menjadi pihak dalam setiap transaksi yang terjadi baik sebagai penjual maupun sebagai pembeli. Dalam hal terjadinya kegagalan penyelesaian atas suatu transaksi maka pelaku pasar menanggung suatu risiko kredit yang distandarisasi dari MPR.
Dasar perhitungan dalam Kliring Elektonik adalah Data Keuangan Elektronik (DKE).  Perhitungan hasil kliring tersebut akan tercermin dalam Bilyet Saldo Kliring yang dapat bersaldo kredit (menang kliring) atau bersaldo debet (kalah kliring) untuk dibukukan secara efektif langsung ke rekening giro masing-masing bank di Bank Indonesia tanpa memperhatikan kecukupan dana yang tersedia (netting settlement).
Apabila jumlah kekalahan kliring melampaui saldo rekeningnya di Bank Indonesia dan peserta tidak dapat menutupnya sampai dengan Bank Indonesia menutup sistem akunting, maka bank yang bersangkutan dinyatakan memiliki Saldo Giro Negatif. Apabila Saldo Giro Negatif tersebut tidak dapat ditutup sampai dengan pukul 09.00 WIB pada hari kerja berikutnya, peserta tersebut akan dikenakan sanksi penghentian sementara dari kliring lokal oleh Bank Indonesia.
           
            Dokumen Kliring :
Dokumen kliring merupakan dokumen kontrol dan berfungsi sebagai alat bantu dalam proses perhitungan kliring yang terdiri dari :
1.      Bukti Penyerahan Warkat Debet – Kliring Penyerahan (BPWD)
2.      Bukti Penyerahan Warkat Kredit – Kliring Penyerahan (BPWK)
3.      Kartu Batch Warkat Debet
4.      Kartu Batch warkat Kredit
5.      Lembar Subsitusi.

Setiap warkat dan dokumen kliring yang digunakan wajib memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan Bank Indonesia antara lain meliputi kualitas kertas, ukuran, dan rancang bangun. Setiap pembuatan dan pencetakan warkat dan dokumen kliring untuk pertama kali dan atau perubahannya oleh peserta wajib memperoleh persetujuan secara tertulis dari Bank Indonesia Dalam Kliring Elektronik, agar data pada warkat dan dokumen kliring dapat dibaca oleh mesin baca pilah yang ada di Penyelenggara maka warkat dan dokumen kliring tersebut wajib dicantumkan Magnetic Ink Character Recognition (MICR) code line. MICR adalah tinta magnetic khusus yang dicantumkan pada clear band yang merupakan informasi dalam bentuk angka dan symbol.

 Penyelenggaraan Kliring :
1.      Siklus Kliring Nominal Besar, terdiri dari :
a)      Kliring Penyerahan Nominal Besar
b)      Kliring Pengembalian Nominal Besar Kedua kegiatan kliring tersebut dilakukan pada hari yang sama.

2.      Siklus Kliring Ritel, terdiri dari :
a)      Kliring Penyerahan Ritel
b)      Kliring Pengembalian Ritel Kedua kegiatan kliring tersebut dilakukan pada tanggal yang berbeda yaitu kegiatan kliring pada huruf b dilakukan pada hari kerja berikutnya setelah kegiatan kliring pada huruf a dilaksanakan.
Keterangan :
·         Kliring penyerahan bagian pertama dari siklus kliring guna menghitung warkat yang disampaikan oleh peserta.
·         Kliring Pengembalian merupakan bagian kedua dari suatu siklus kliring guna menghitung warkat debet kliring penyerahan yang ditolak berdasar alasan yang ditetapkan dalam ketentuan Bank Indonesia

Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) :
Untuk mendukung efektifitas implementasi kebijakan moneter dan untuk mempercepat pemulihan industri perbankan, kebijakan system pembayaran akan diarahkan untuk mempercepat pengembangan dan implementasi suatu system pembayaran yang efisien, akurat, aman, dan konsisten melalui peningkatan kualitas layanan. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah melalui implemnetasi Real Time Gross Settlement System (BI-RTGS) yang sudah dimulai sejak 17 November tahun 2000 di  Jakarta.

Tujuan RTGS :
1.Memberikan pelayanan sistem transfer dana antar peserta, antar nasabah peserta dan pihak lainnya secara cepat, aman, dan efisien.
2.Memberikan kepastian pembayaran.
3.Memperlancar aliran pembayaran (payment flows).
4.Mengurangi resiko settlement bagi peserta maupun nasabah peserta (systemic risk)
5.Meningkatkan efektifitas pengelolaan dana (management fund) bagi peserta melalui sentralisasi rekening giro.
6.Memberikan informasi yang mendukung kebijakan moneter dan early warning system bagi pengawasan bank.
7.Meningkatkan efisiensi pasar uang.

Mekanisme Transfer (BI-RTGS) :
1.Bank pengirim memasukkan transfer kredit ke terminal RTGS yang ada di bank tersebut kemudian dikirim ke RTGS Computer Center (RCC) di Bank Indonesia.

2. RCC akan memproses transfer kredit tersebut dengan mekanisme sebagai berikut:
Memverifikasi apakah saldo rekening bank pengirim lebih besar atau sama dengan jumlah nominal dari transfer kredit tersebut.
Jika saldo mencukupi, proses akan dieksekusi sacara simultan sehingga rekening bank pengirim dikurangi dan rekening bank penerima ditambah.
Jika saldo rekening bank pengirim tidak mencukupi makan transfer kredit tersebut akan ditempatkan dalam antrian di dalam mesin RTGS.

3. Informasi mengenai transfer kredut akan dikirimkan secara otomatis ke RCC, RTGS terminal bank pengirim, dan bank penerima.

Manajemen Antrian :
1. Sistem antrian pada BI-RTGS didasarkan pada priority level and first in first out (FIFO).
2. Modul antrian dalam BI-RTGS dilengkapi dengan bypass FIFO facility yang beroperasi otomatis jika antrian mencapai jumlah tertentu, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah antrian.
3. Tingkat prioritas antriannya adalah sebagai berikut:
·         Prioritas pertama   :    Hasil kliring
·         Prioritas kedua      :    Transaksi bank dengan BI/pemerintah
·         Prioritas ketiga      :    Transfer kredit dari bank peserta BI-RTGS